BDSGN.
← Semua artikel
Tips Bisnis21 Okt 2026

5 Kesalahan Fatal Bikin Website Sendiri (dan Cara Benerinnya)

Bikin website sendiri memang menggoda, tapi 5 kesalahan ini sering bikin hasilnya berantakan. Ini cara benerinnya.

Bikin website sendiri dengan page builder atau platform instan memang menggoda: murah, katanya gampang. Tapi kami sering dapat klien yang datang setelah coba bikin sendiri — dengan website setengah jadi, berantakan, atau malah tidak bisa dibuka. Ini 5 kesalahan paling fatal yang sering terjadi, plus cara benerinnya.

1. Nggak Mobile-Friendly (Padahal 80% Pengunjung dari HP)

Kesalahan nomor satu. Bikinnya di laptop, diceknya di laptop — padahal mayoritas pengunjung buka dari HP. Hasilnya: teks kepotong, tombol tidak bisa diklik, gambar meleber. Cara benerin: selalu cek tiap halaman di HP beneran (bukan cuma preview), pastikan teks terbaca tanpa zoom dan tombol gampang dipencet jempol.

2. Loading Lambat karena Gambar Jumbo

Upload foto 5MB langsung dari HP ke website — halaman jadi berat, pengunjung kabur sebelum sempat lihat. Google juga menghukum website lambat di peringkat pencarian. Cara benerin: kompres semua gambar di bawah 200KB sebelum upload (pakai TinyPNG atau sejenisnya), dan pakai format modern. Aturannya simpel: kalau gambarnya bikin loading lebih dari 3 detik, kekecilan… eh, kegedean.

3. Struktur Berantakan: Pengunjung Bingung Mau Ngapain

Website asal tempel: teks numpuk, tidak ada alur, tombol “hubungi kami” tidak ada (atau ada 10 biji). Pengunjung yang bingung = pengunjung yang pergi. Cara benerin: tiap halaman harus jawab 3 hal dalam 5 detik: ini website apa, buat siapa, dan pengunjung harus klik apa selanjutnya. Satu halaman, satu tujuan utama.

4. SEO Diabaikan Total

Judul halaman “Home”, deskripsi kosong, gambar tanpa alt text, tidak ada sitemap — website seperti ini tidak akan pernah muncul di Google. Cara benerin: minimal — judul tiap halaman deskriptif (bukan “Home”/”Page 1”), isi meta description, pasang Google Search Console, submit sitemap. Ini gratis dan efeknya besar.

5. Tidak Ada Backup & Keamanan

Website diutak-atik sendiri, plugin diupdate asal, tidak pernah backup — sekali error, nangis. Atau lebih parah: kena hack dan jadi sarang judi online (sering terjadi!). Cara benerin: aktifkan backup otomatis (mingguan minimal), jangan pakai password “admin123”, update rutin tapi hati-hati.

Kapan Bikin Sendiri Oke, Kapan Serahkan ke Profesional?

Bikin sendiri oke kalau: website sekadar “asal ada”, kamu punya waktu luang banyak buat belajar, dan tidak masalah kalau hasilnya standar. Serahkan ke profesional kalau: website adalah wajah bisnismu di depan klien, kamu ikut tender/kerjasama B2B, atau waktu kamu lebih berharga dipakai jualan daripada ngoprek website.

Website lamamu berantakan? Atau mau mulai dari nol yang bener? Kami bisa redesign total — konten lamamu aman. Dapat mockup desain gratis dulu sebelum mutusin. Chat WA sekarang →

Bagikan: WhatsApp Facebook X

Artikel lainnya.